Iklan

Masukkan alamat email anda:

Thank you for Visit my blog

Minggu, 19 Februari 2012

Kisah Nabi Hud 'alaihi ssalaam & Kaum 'Aad | azab angin yang sangat dingin





Nuh  ‘alaihi ssalaam  mempunyai anak-anak lain yang muslim bernama Sam, Yafits dan Ham. Dari Sam lahirlah anak keturunannya dan salah seorang dari mereka adalah Hud  ‘alaihi ssalaam .
 Kabilah Hud  ‘alaihi ssalaam  adalah kabilah ‘Aad yang menyembah patung. Patung mereka ada tiga; Shadam, Shamud dan Hira. Kaum ‘Aad merupakan manusia yang pertama kali menyembah patung setelah adanya azab banjir pada masa Nabi Nuh  ‘alaihi ssalaam . Kaum ‘Aad bermukim di pegunungan Al Ahqof antara Yaman dan Yordania.
Alloh subhaanahu wata’aala mengutus Hud  ‘alaihi ssalaam  sebagai Rosul yang memberi peringatan kepada manusia agar mereka tidak menekutukan Alloh dalam dalam beribadah.
Hud  ‘alaihi ssalaam  berkata, “Hai kaumku, sembahlah Alloh. Sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Alloh” (Qs. Huud : 50)
Tapi seperti nabi sebelumnya, Hud  ‘alaihi ssalaam  juga didustakan. Kaumnya menghina Hud  ‘alaihi ssalaam . Mereka menganggap Hud  ‘alaihi ssalaam  gila dan sedikitpun mereka tidak percaya kepada Hud  ‘alaihi ssalaam .
Setiap kali Hud  ‘alaihi ssalaam  menasehati kaumnya agar mereka tidak menyembah patung berhala, kaum ‘Aad semakin menentang Hud  ‘alaihi ssalaam . Bahkan kaum yang kafir itu meminta Hud  ‘alaihi ssalaam . Bahkan kaum yang kafir itu meminta Hud  ‘alaihi ssalaam  agar mendatangkan azab sebagai tanda kebenaran ucapannya.
Lalu Alloh subhaanahu wata’aala mengazab mereka dengan kekeringan selama bertahun-tahun, Alloh tidak menurunkan hujan sehingga kaum ‘Aad dilanda paceklik. Kemudian Alloh subhaanahu wata’aala mengirim angin yang sangat dingin dan sangat kencang. Angin it uterus berhembus selama tujuh malam delapan hari. Apapun yang diterpa oleh angin akan hancur. Karena azab angin itu, pendududk ‘Aad pun mati bergelimpangan.
Sebagaimana firman Alloh subhaanahu wata’aala , “Dan pada kisah ‘Aad ketika kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan.” (Qs. adz Dzaariyat : 41)
“Sedangkan kaum ‘Aad, mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin. Alloh menerpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus.” (Qs. al Haqqoh : 6-7)
Sementara Hud  ‘alaihi ssalaam  dan orang-orang yang beriman diselamatkan oleh Alloh subhaanahu wata’aala.
Sebagaimana firmanNya, “Kami selamatkan Hud dan orang-orang yang beriman bersamanya dengan rahmat Kami” (Qs. Huud : 58)




>>sumber referensi / rujukan<<


Terjemahan : 

Alqur'anul Karim
Tafsir Ibnu Katsir
Kisah para nabi & Rosul Ibnu Katsir
Tafsir  ‘alaihi ssalaam -sa'di
Tahdzib Siroh Nabawiyah Ibnu Hisyam
Raudhah Al Anwar fi siroh An Nabiy Al Mukhtar
Ar-Rohiqul Makhtum Syafiyurrohman
Nisaa' Haular Rosul
Shohih  ‘alaihi ssalaam  Siroh An Nabawiyah
Hakikat Syahadat Rosululloh

0 komentar:

Posting Komentar

komentar anda akan sangat membantu untuk perkembangan blog ini. Dimohon untuk berkomentar dengan bahasa yang baik dan santun. Dilarang keras berkomentar mengenai musik, nyanyian, hinaan, cacian, pelecehan agama, dan sebagainya. Dipersilahkan untuk berkomentar di luar tema postingan. terimakasih dan wassalaamu'alaykum warohmatullohi wabarokaatuh.